Pandemi, Lakukan Ini Biar Aman Sekaligus Hemat Uang

Jumat, 11 Juni 2021 - 00:02 WIB

Pandemi membuat segala sesuatu menjadi tidak menentu. Kemungkinan situasi buruk akan terjadi jelas membayangi. Bukan itu saja, setiap orang dituntut untuk menjaga kondisi fisik karena risiko terpapar penyakit cukup besar. Alhasil, sangat disarankan untuk membatasi aktivitas di luar rumah maupun aneka jenis kegiatan yang berkaitan dengan keramaian.

Situasi ini memang tidak menyenangkan. Namun, itulah kenyataan yang harus dihadapi. Meski begitu, masih ada sisi positif yang bisa diambil. Pandemi malah memungkinkan Sahabat LPS bisa berhemat untuk mengantisipasi kondisi terburuk. Cara penghematan tersebut mendukung pula upaya untuk menjaga diri dari paparan virus berbahaya. Kesehatan jadi lebih terjamin. 

Bagaimana melakukannya? Berikut ini beberapa rekomendasi yang bisa kamu lakukan.

Memasak Makanan Sendiri

Masak makanan sendiri dapay menjadi penghematan yang cukup signifikan. Besar dana yang dihemat dapat mencapai 50% dari budget untuk makan bulanan. Tidak berlebihan karena biaya untuk membeli makanan cukup tinggi. Apalagi jika harus menambah dengan biaya pengiriman makanan atau ongkos bepergian menuju tempat makan.

Untuk itu, pada masa pandemi, sangat disarankan untuk memasak makanan sendiri. Sahabat LPS bisa menghemat banyak uang dari sana. 

Bukan itu saja, ada nilai plus lain yang didapat. Kondisi kesehatan lebih terjaga. Sahabat LPS tidak perlu pergi ke luar rumah. Selain itu, memasak sendiri cenderung lebih sehat. Sahabat LPS dapat memilih bahan yang segar dan peluang makanan terkontaminasi juga sangat kecil.

Hasil riset tim dari Oregon State University dan University of Washington pada 2017 menjadi bukti. Dalam hasil penelitian yang dirilis di American Journal of Preventive Medicine tersebut terungkap bahwa orang yang sering memasak makanan sendiri di rumah cenderung punya pola makan yang lebih sehat. Makanannya biasanya lebih rendah lemak, kalori, dan gula. 

Jadi, dengan memasak sendiri, Sahabat LPS bisa menghemat uang sekaligus menjaga kesehatan.

Mengurangi Frekuensi Ke Pusat Perbelanjaan

Siapa yang sering menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan? Bagi yang tinggal di kota besar, aktivitas itu sudah menjadi kebiasaan banyak orang. Ketika sudah berada di sana, potensi pengeluaran sangat besar. Selain belanja, tidak sedikit yang mengeluarkan untuk sekadar membeli makanan dan minuman di restoran serta kafe.

Pada masa pandemi seperti ini sangat disarankan mengurangi frekuensi ke pusat perbelanjaan. Di sana potensi keramaian yang begitu besar. Biasanya dari situlah paparan virus terjadi tanpa disadari.

Oleh karena itu, lebih baik terus di rumah rumah dan hanya pergi ke luar jika ada hal dengan tingkat urgensi tinggi. Isi waktu luang dengan melakukan aktivitas di rumah seperti bersih-bersih, menekuni hobi, atau hanya bersantai bersama keluarga. Hal itu lebih baik daripada pergi ke pusat perbelanjaan yang ramai.

Sahabat LPS bisa menghemat dana yang biasa dipakai untuk berbelanja atau nongkrong di mal. Masukkan dana tersebut ke tabungan sebagai dana darurat.

Menghentikan Membership Gym

Menjaga kesehatan sangat penting. Rajin berolahraga di gym bisa menjadi salah satu caranya. Namun, semasa pandemi, hal yang terjadi malah sebaliknya. Olahraga di pusat kebugaran lebih baik dihindari.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat memasukkan gym sebagai salah satu tempat paling berisiko terpapar covid-19. Level risikonya berada di kategori menengah. Jadi, ini bukan main-main.

Alasannya sangat masuk akal. Fasilitas di pusat kebugaran dilakukan bergantian. Di situ potensi penularan terjadi. Lalu, biasanya pusat kebugaran berada di ruangan tertutup berpendingin udara. Karena covid-19 bisa menyebar lewat udara, risiko terpapar pun cukup besar.

Oleh karena itu, hentikan membership gym untuk sementara waktu. Ganti dengan olahraga mandiri di rumah. Kalaupun ingin berolahraga di luar ruangan, hindari kerumunan. Selain sehat dan aman, Sahabat LPS juga bisa melakukan penghematan.

Menunda Berwisata

Sahabat LPS pasti suka traveling. Bahkan, mungkin ada yang menjadikannya sebagai kegiatan rutin. Namun, untuk sementara waktu, lebih baik menunda jadwal berwisata.

Bepergian ke luar rumah meningkatkan risiko terpapar virus. Terlebih lagi jika berwisata di tempat populer. Keberadaan kerumunan orang meningkatkan peluang tertular virus berbahaya.

Bukan itu saja, jika wisata dilakukan di tempat jauh dengan menggunakan pesawat terbang, perjalanan kian riskan. Penerbangan juga dimasukkan CDC sebagai tempat dengan risiko terpapar virus covid-19. Bahkan, masuk di kategori tinggi alias sangat berbahaya.

Oleh karena itu, lebih bijak untuk menunda dulu kegiatan wisata. Kalaupun sudah ingin berwisata, pilih area yang sepi dan berada di ruang terbuka dengan memakai kendaraan pribadi. Hal tersebut akan meminimalkan risiko tertular virus.

Cobalah melakukan semua hal itu supaya kesehatan fisik dan dompet sama-sama terus terjaga. Sahabat LPS akan tetap sehat dan produktif.

Share :

Equity Tower Lt 20-21, Sudirman Central Business District (SCBD) Lot 9 Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 1 2190 , Indonesia
E-mail: humas@lps.go.id - Phone: +62 21 515 1000 (hunting) - Fax: +62 21 5140 1500/1600