Nasabah Boleh Tenang, LPS Kini Mendukung Likuiditas Bank

Jumat, 02 April 2021 - 10:50 WIB

Nasabah bank kini semakin tenang dalam menyimpan dana di bank. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) serius dalam mendukung stabilitas sistem perbankan. Bahkan, peran LPS kian penting dalam memastikan bank agar tidak menjadi bank gagal karena diperbolehkan memasok likuiditas bank bermasalah.

Mendapat Perluasan Wewenang

Sebelumnya LPS hanya berperan sebagai otoritas bank gagal. Namun, kewenangannya kini diperluas menjadi pemasok likuiditas bank yang belum gagal.

Dasar hukumnya adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 33 tahun 2020 tentang Perluasan Kewenangan LPS Dalam Melaksanakan Langkah-Langkah Penanganan Permasalahan Stabilitas Sistem Keuangan. Aturan tersebut diteken pada tanggal 7 Juli 2020.

Bagaimana Pelaksanaannya Secara Konkret?

LPS kini bisa menyuntikkan dana pada bank yang kesulitan likuiditas dengan batas tertentu dan kriteria tertentu. Prasyarat yang diberikan yaitu total limit penempatan ke perbankan 30 persen dari aset LPS, limit penempatan per bank individu 2,5 persen dari aset LPS, dan tenor 1 bulan bisa di roll-over untuk maksimum 5 bulan.

Apa Manfaatnya Bagi Nasabah?

Berkat kewenangan terbaru itu, LPS mampu mendukung likuiditas bank yang membutuhkan dukungan. Akibatnya, bank tersebut tidak berkembang menjadi bank gagal. Keamanan simpanan Sahabat LPS akan tetap terus terjaga.

Share :

Equity Tower Lt 20-21, Sudirman Central Business District (SCBD) Lot 9 Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 1 2190 , Indonesia
E-mail: humas@lps.go.id - Phone: +62 21 515 1000 (hunting) - Fax: +62 21 5140 1500/1600