Sedang Resesi, Bolehkah Membuat Budget Liburan?

Jumat, 02 April 2021 - 10:48 WIB

Pandemi belum terlihat berakhir. Dampaknya ke sektor perekonomian sangat nyata. Resesi akhirnya terjadi. Dalam kondisi seperti ini, membuat budget liburan harus dipikir ulang.

Berlibur bagi banyak pihak, terutama kaum muda, menjadi hal yang sangat penting. Berdasarkan data CN Travel, dari sekitar 261 juta jiwa penduduk Indonesia pada tahun 2016, paling tidak ada 35 persen atau 25 juta anak muda yang gemar berwisata. Mereka masuk ke kategori usia di bawah 20 tahun. 

Di bawah para anak muda tersebut, kelompok usia produktif yang paling gemar berlibur. Mereka adalah orang-orang dalam rentang usia 21 tahun hingga 40 tahun.

Ketika pandemi terjadi, kegemaran berlibur terpaksa dihentikan. Semua orang diajak membatasi kegiatan di luar ruangan untuk berada di rumah saja. Hal tersebut sudah terjadi berbulan-bulan lamanya. Tidak heran ketika kondisi normal baru diterapkan, banyak yang sudah tidak sabar untuk segera liburan lagi.

Melihat fakta ini, apakah boleh Sahabat LPS membuat budget liburan? Pertimbangkan hal-hal berikut ini sebelum mengambil keputusan.

Lihat Urgensi Berlibur

Sebelum membuat budget, pertimbangkan dulu keputusan untuk berlibur. Lihatlah urgensinya. Apakah memang liburan harus dilakukan sekarang atau masih bisa ditunda?

Banyak hal yang harus dijadikan pertimbangan. Berlibur berarti harus melakukan perjalanan ke suatu tempat. Dalam kondisi pandemi, risiko terpapar virus berbahaya sangat besar. Terlebih lagi jika harus menggunakan sarana transportasi umum untuk bepergian. 

Belum lagi kemungkinan berada di kerumunan di lokasi berlibur. Peluang untuk tertular virus tetap ada.

Oleh sebab itu, pikir masak-masak sebelum memutuskan untuk berlibur. Pertimbangkan untung dan ruginya. Jangan hanya mengikuti hasrat saja, namun logika juga harus dipergunakan dalam mempertimbangkan.

Persiapkan Keamanan Finansial Dulu

Jika memang akhirnya memutuskan untuk berlibur, sekarang saatnya untuk melihat keamanan finansialmu terlebih dulu. Kondisi keuangan wajib dicek secara detail karena resesi akibat pandemi tengah terjadi. 

Tidak ada yang tahu sampai kapan situasi ini akan terjadi. Oleh sebab itu, lebih bijak bagi Sahabat LPS untuk bersiap diri menghadapi kondisi yang lebih buruk.

Sebelum membuat budget berlibur, lebih penting untuk mengalokasikan uang untuk dana darurat. Hitung pengeluaranmu per bulan. Lalu simpan uang minimal enam kali dari total pengeluaran tersebut sebagai emergency fund. 

Simpanan tersebut tidak boleh diambil dan dipakai untuk alasan apa pun, kecuali keadaan darurat benar-benar terjadi. Contohnya ketika terpaksa kehilangan pemasukan atau mengalami musibah.

Lalu, jika punya utang, lebih baik untuk fokus melunasinya sesegera mungkin. Jika ada dana berlebih, manfaatkan untuk pelunasan utang. Kalau tidak memiliki utang, kamu lebih leluasa dalam menata hidup.

Jangan lupa pula untuk menyiapkan dana berinvestasi dan menabung. Justru dalam masa pandemi seperti ini, dua hal tersebut semakin penting. Sisihkan masing-masing minimal 10% penghasilan untuk berinvestasi dan menabung.

Baru jika semua hal tersebut dilakukan, kamu bebas mengalokasikan dana untuk budget berlibur. Keamanan finansialmu berarti telah terjaga.

Alokasikan Dana Dengan Bijak

Saatnya membuat budget berlibur. Cobalah untuk membuat alokasinya secara mendetail sejak awal. Hitung perkiraan biaya transportasi, penginapan, hingga biaya makan selama berlibur. Jangan lupa masukkan pula budget untuk oleh-oleh jika kamu memang ingin memberikannya.

Manfaatkan momen pandemi ini untuk mencari penawaran yang murah. Kamu bisa menekan biaya hotel yang banting harga selama ini. Cari pula destinasi wisata yang tidak terlalu memakan biaya besar, misalnya daerah yang bisa dijangkau dengan berkendara sendiri. 

Aneka penghematan tersebut tetap diperlukan agar budget tidak membengkak. Lalu, cobalah untuk menepati anggaran tersebut dengan disiplin. Jangan sampai berlebihan di atas alokasi dana yang disiapkan, apalagi jika sampai berutang.

Sahabat LPS bisa mempertimbangkan beragam hal tersebut sebelum memutuskan berlibur. Jika memang akhirnya memutuskan untuk jalan-jalan, alokasi budget wajib disiapkan jauh-jauh hari.

Share :

Equity Tower Lt 20-21, Sudirman Central Business District (SCBD) Lot 9 Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 1 2190 , Indonesia
E-mail: humas@lps.go.id - Phone: +62 21 515 1000 (hunting) - Fax: +62 21 5140 1500/1600