Begini Plus Minus Investasi Emas

Jumat, 10 Juli 2020 - 08:21 WIB

Saat ini pilihan instrumen investasi sangat beragam. Emas menjadi salah satu yang terpopuler. Bukan hal aneh karena “ketangguhan” emas sebagai instrumen investasi sudah terbukti. Namun, biarpun begitu, tetap saja ada kekurangan dalam investasi emas.

Ingin tahu lebih lanjut? Berikut ini plus minus investasi emas yang bisa menjadi pertimbangan.

KELEBIHAN INVESTASI EMAS

1. Harga Cenderung Stabil

Ini yang paling sering mendasari orang memilih berinvestasi dengan emas. Harga emas terbilang stabil, bahkan cenderung selalu naik. Selain itu, nilai emas tidak terpengaruh inflasi. Dengan demikian, dari waktu ke waktu, harganya memang selalu naik. 

Oleh karena itu, emas cocok sebagai sarana untuk melindungi nilai kekayaan. Saat dijual kembali, investor emas lebih sering memperoleh hasil balik yang lebih tinggi. Terlebih lagi investasi emas bebas pajak. Maka, emas pas sekali bagi Sahabat LPS yang mau berinvestasi dengan risiko yang rendah. 

2. Mudah Dicairkan

Emas merupakan logam mulia yang multifungsi. Selain dalam bentuk batangan, emas banyak pula yang dijadikan perhiasan. Fleksibilitas ini membuatnya mudah dicairkan menjadi uang.

Sahabat LPS tidak akan repot menjual emas. Banyak toko yang menerima penjualan emas dari masyarakat. Selain itu, emas bisa pula digadaikan. 

Jika ingin “mencairkannya”, tidak perlu tunggu waktu lama. Seketika juga Sahabat LPS bisa menjual atau menggadaikan emas. Praktis sekali.

3. Tahan Kerusakan

Emas makin menjadi primadona investasi karena mudah disimpan dan cenderung tidak mudah rusak. Sahabat LPS bisa menyimpannya dalam jangka waktu lama dan kondisi emas akan tetap dalam keadaan baik.

Hanya perlu dibutuhkan tempat penyimpanan yang aman untuk melindungi emas. Sahabat LPS bisa memanfaatkan brankas jika ingin disimpan di rumah. Namun, bisa pula menyewa Safe Deposit Box yang disediakan banyak pihak.

KEKURANGAN INVESTASI EMAS

1. Butuh Waktu Lama Untuk Hasil Balik yang Baik

Ini yang sering menyebabkan orang berpikir ulang saat berinvestasi emas. Emas merupakan investasi yang bersifat jangka panjang. Butuh waktu lama untuk mendapat hasil balik investasi yang tinggi.

Kurun waktu yang diperlukan dalam kondisi normal bisa tahunan. Namun, pengecualian terjadi jika ada situasi buruk. Biasanya harga emas malah cenderung naik. Tapi, kapan datang hal seperti itu tidak bisa diketahui pasti.

2. Harga Fluktuatif

Harga emas memang cenderung naik dari waktu ke waktu. Namun, peningkatannya tidak terjadi setiap hari. Harganya malah cenderung berubah-ubah setiap waktu. Bukan tidak mungkin akan ada penurunan harga emas. Ini pun sering terjadi.

Hal ini yang mempersulit investor untuk menentukan target nilai investasi emasnya. Untuk menyiasatinya, Sahabat LPS bisa mengambil nilai tengah dari sebuah fluktuasi harga emas per gram untuk menghitung nilai investasinya di masa mendatang dengan suku bunga tertentu.

3. Harga Turun Saat Kondisi Ekonomi Baik

Ini yang unik dari investasi emas. Saat keadaan ekonomi baik, harganya malah cenderung stabil. Hal sebaliknya terjadi kalau kondisi ekonomi sedang buruk. Peningkatan harganya terbilang tinggi.

Saat ekonomi memburuk, banyak investor yang ingin mengamankan asetnya. Emas sering dianggap sebagai pilihan aman. Inilah yang memicu kenaikan harga emas karena banyak yang mencari. Namun, tentu saja setiap orang lebih suka kondisi ekonomi lebih baik bukan?

Begitulah kelebihan dan kekurangan investasi emas. Sahabat LPS bisa mempertimbangkannya jika ingin berinvestasi emas.

Share :

Equity Tower Lt 20-21, Sudirman Central Business District (SCBD) Lot 9 Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 1 2190 , Indonesia
E-mail: humas@lps.go.id - Phone: +62 21 515 1000 (hunting) - Fax: +62 21 5140 1500/1600